Ini Dia Beberapa Kemungkinan Resiko Yang Akan Terjadi Setelah Operasi Caesar

3. Best In Category-Delivery With A Splash by Elizabeth Farnsworth Photography

Sebagian besar ibu hamil kini lebih banyak meminati operasi caesar sebagai proses melahirkan yang akan dijalaninya. Hal ini dikarenakan proses ini dianggap lebih cepat dan tidak akan menimbulkan rasa sakit. Sehingga membuat para ibu hamil lebih memilih proses ini daripada proses secara normal. Operasi caesar ini awalnya mungkin akan direkomendasikan sebagai prosedur yang direncanakan ataupun dalam keadaan yang darurat, dalam arti memiliki risiko yang sangat besar jika melahirkan secara normal. Tetapi sekarang ini sebagian ibu hamil lebih memilih operasi Caesar ini, padahal memiliki opsi untuk dapat melahirkan secara normal. Hal ini karena mereka ini beranggapan jika cara ini relatif aman.

Padahal operasi ini tetap beresiko dan berpotensi akan menyebabkan komplikasi jika dibandingkan melahirkan secara normal. Berikut beberapa kemungkinan resiko yang akan terjadi setelah operasi caesar diantaranya yaitu :

  • Setelah Operasi Akan Merasakan Sakit

Faktor negatif utama dari dilakukannya operasi Caesar ini adalah akan terjadinya rasa sakit yang bisa berlangsung setidaknya beberapa minggu setelah menjalani operasi. Rasa sakit yang akan dialami ini pada bagian sayatan luka sehingga akan menyebabkan perut akan merasa tidak nyaman.

  • Terjadinya Infeksi

Akan terjadinya infeksi terlebih pada bagian luka bekas operasi, infeksi saluran kemih, dan dinding rahim juga mengalami infeksi.

  • Terjadinya Pembekuan Darah Dibagian Kaki Dan Juga Paru Paru.

Pada proses ini, terjadi pembekuan darah yang berada di kaki dan paru-paru

  • Akan Mengalami Kehilangan Banyak Darah.

Dalam proses ini, ibu akan mengalami kehilangan banyak darah

  • Akan Terjadinya Efek Setelah Pembiusan Seperti Mual, Muntah, Dan Juga Sakit Kepala.

Terjadinya mual, muntah dan sakit kepala setelah dibius.

  • Timbulnya Luka Bekas Sayatan Dan Jaringan Perut

Hal yang tidak bisa dihindari setelah operasi adalah akan adanya luka bekas sayatan dan jaringan perut. Luka tersebut akan bisa tersamarkan setelah beberapa tahun. Tetapi luka sayatan ini akan dapat terlihat jika secara seksama memperhatikannya. Namun warnanya itu pada umunya hampir menyerupai warna kulit yang ada disekitarnya.

  • Adanya Cedera Pada Organ Yang Lain Dan Akan Terjadi Selama Operasi Berlangsung.

Rasa sakit terasa setelah operasi. Karena adanya cidera.

  • Terjadinya Kematian

Tetapi resiko kematian ini jarang terjadi dan kemungkinannya itu hanya sekitar 2 dari 100.000 ibu yang meninggal setelah menjalani operasi caesar.

Itukah beberapa kemungkinan resiko yang akan terjadi setelah operasi Caesar. Selain itu masih ada risiko jangka panjangnya yaitu terhalangnya leher rahim dengan tumbuhnya plasenta didalam rahim, atau yang dikenal dengan istilah plasenta previa. Selain itu juga akan terjadinya gangguan plasenta seperti plasenta akreta sehingga akan menyebabkan pendarahan yang hebat setelah melahirkan.

Berita Terbaru Mengenai Kesalahan ART

Majikan Pembunuh Pembantu Filipina di Kuwait Dijatuhi Hukuman Gantung

Ketika seseorang memperkerjakan seorang ART maka tentunya seseorang ini menginginkan ART yang mampu melakukan semua pekerjaan rumah tangga dengan baik. Seorang ART yang mempunyai perilaku baik tentunya akan menjadi harapan setiap majikan.

Karena ketika seorang ART mampu melakukan pekerjaan rumahnya dengan baik dan juga mempunyai perilaku yang baik juga, maka tentunya akan membuat majikan ini merasa aman dan tenang untuk memperkerjakan ART nya tersebut. Namun menurut berita terbaru terkadang sorang ART tidak mampu melakukan pekerjaannya dengan baik dan juga tidak mempunyai perilaku yang baik.

3 hal ini sebagai bentuk dari seorang ART yang tidak mampu melakukan pekerjaannya dengan baik dan juga tidak mempunyai perilaku yang baik diantaranya yaitu :

  • Seorang ART Yang Memperlakukan Anak Majikannya Dengan Tidak Baik

Seringnya kita lihat dan dengar kabar di televisi jika adanya seorang anak yang mendapat kekerasan fisik dari seorang ART yang mengasuhnya. Hal ini memang kerap sekali terjadi ketika seorang ART ini mempunyai sikap yang tidak sabar dalam menghadapi tingkah dari anak majikannya itu.

  • Seorang ART Yang Memecahkan Atau Merusak Barang Majikannya

Ketika seorang ART mempunyai sikap yang ceroboh maka biasanya seorang ART ini akan melakukan kesalahan dalam pekerjaannya. Misalnya ketika seorang ART ini sedang membersihkan barang barang di rumah majikannya, karena sifat cerobohnya itu sehingga menyebabkan barang milik majikannya itu ada yang pecah atau juga rusak.

  • Seorang ART Yang Mencuri Barang Majikannya

Sering juga kita mendengar berita jika adanya seorang ART yang mencuri barang majikannya. Kemudian ART ini kabur dari rumah majikannya itu dengan membawa barang barang berharga milik majikannya itu. Misalnya seorang ART ini mencuri sejumlah uang atau juga perhiasan milik majikannya itu.

Itulah 3 hal sebagai bentuk dari seorang ART yang tidak mampu melakukan pekerjaannya dengan baik dan juga tidak mempunyai perilaku yang baik. Semoga bermanfaat.